Porkot 2016, Kecamatan Medan Amplas Juara III

Medan Amplas

MEDAN – Pekan Olaharaga  Kota (Porkot) tahun 2016, Kecamatan Medan Amplas berhasil keluar sebagai juara ke tiga. Sementara untuk juara pertama dipegang oleh Kecamatan Medan Denai selaku juara bertahan dan disusul Kecamatan Medan Sunggal.

Meskipun berada diurutan ketiga, Camat Medan Amplas Zulfakhri Ahmadi mengucapkan terima kasih kepada seluruh atlet dari Medan Amplas yang sudah semangat bersaing ketat dan ingin mengharumkan nama baik wilayahnya. Zulfakhri berharap para atlet tersebut untuk tetap semangat dan berlatih agar nantinya Kecamatan Medan Amplas bisa menjadi juara pertama atau kedua.

“Alhamdulillah, tahun ini kita berada diposisi ketiga dengan perolehan 23 emas, 24 perak dan 26 perunggu. Kedepan kita berharap agar semakin aktif latihannya sehingga bisa lebih baik lagi,” katanya kepada wartawan di Stadion Teladan, Medan, Sabtu (5/11)

Lebih lanjut, Zulfakhri mengakui atlet yang bertarung dari Kecamatan Medan Amplas lebih diutamakan dari warganya sendiri. Menurutnya, dalam pertarungan tersebut bukan untuk mencari juara akan tetapi bagaimana potensi atlet yang ada di Medan Amplas bisa termotivasi.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Medan, Akhyar mengatakan prestasi yang diraih para atlet di Porkot ini merupakan langkah awal untuk mempersiapkan diri tampil diajang yang lebih prestisius lagi. Mengingat, masih banyak kejuaraan tingkat daerah, provinsi hingga nasional yang menanti.

“Porkot sebagai upaya kita meningkatkan olahraga. Saya sangat bangga dengan raihan prestasi atlet. Pertahankan dan tingkatkan prestasi yang diraih di Porkot ini. Apa yang kita upayakan, dapat mendorong kemajuan Medan di bidang olahraga,” katanya,

Selanjutnya Akhyar menilai, pelaksanaan Porkot terus menunjukkan prestasi yang baik bagi seluruh kecamatan. Karena hampir seluruh kecamatan masing – masing memilik cabor andalannya. Hal ini pula, yang menjadi pekerjaan rumah bagi KONI Medan untuk mengevaluasi pencapaian Porkot tahun ini.

“Saya melihat, selama pelaksanaan Porkot, prestasi tiap kecamatan baik. Ini agar menjadi evaluasi bagi KONI Medan untuk memantau bakat-bakat atlet, yang dipersiapkan sebagai cikal bakal atlet masa depan Kota Medan dari Porkot ini,” ungkapnya.

Kemudian Akhyar berharap moment  Porkot ini dapat lebih memacu atlet untuk mengembalikan masa kejayaan Medan di bidang olahraga. Terakhir para era 90 – an, Medan mendominasi sebagian besar cabor yang menjadi tumpuan Indonesia di ajang internasional.

“Mari Kembalikan masa kejayaan masa dulu, yang menjadi macan tiap olahraga. Kalianlah sebagai ujung tombak Kota Medan ditingkat provinsi, nasional bahkan dunia. Agar Medan tidak vakum dan miskin prestasi atlet. Sehingga Medan sebagai kota atlet dapat terwujud,” pungkasnya. (TMA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *