Medan Amplas Sulap Pekarangan Kantor Jadi Kebun

FOTO: Camat Medan Amplas, Zulfachri Ahmad (kiri pertama) dan Sekcam Medan Amplas Barli Mulia Nasution (kiri kedua) sedang panen sawi dan tomat di Pekarangan Kantor Camat Medan Amplas, Rabu (6/5).

FOTO: Camat Medan Amplas, Zulfakhri Ahmad (kiri pertama) dan Sekcam Medan Amplas Barli Mulia Nasution (kiri kedua) sedang panen sawi dan tomat di Pekarangan Kantor Camat Medan Amplas, Rabu (6/5).

MEDAN – KECAMATAN Medan Amplas menyadari betul dalam mengajak warga untuk melakukan pemanfaatan pekarangan rumah sebagai lahan pertanian tidak bisa hanya sekedar omongan belaka. Untuk itu, Pihak Kecamatan Medan Amplas memberikan contoh dengan memanfaatkan sebagian pekarangannya ditanami sayur mayur.

Bahkan, Kamis (6/5) pihak Kecamatan Medan Amplas sudah mulai panen sawi dan tomat. Hasil panen tersebut bisa dinikmati para pegawai. Selain untuk dinikmati penanaman sayur-mayur itu juga sebagai contoh bagi masyarakat untuk lebih memanfaatkan pekarangannya.

“Terkadang jika hanya sebagai ucapan yang kita sampai kurang percaya. Makanya, selain aktif mengkampanyekan tentang penghijauan kita langsung mempraktekkannya dengan menanami sayur di Pekarangan Kantor Medan Amplas,” kata Camat Medan Amplas, Zulfakhri Ahmad didampingi Sekcam Medan Amplas disela-sela panen ladang sawi dan tomat di Pekarangan Kantor Camat Medan Amplas kepada KORAN SINDO MEDAN, Kamis (6/5).

Menurutnya, lahan pekarangan yang ditanami sayur-mayur itu mendukung pangan keluarga. Terbukti dengan luas lahan 7×20 meter itu mampu menanam berbagai jenis sayur, seperti; sawi, terong dan tomat. Dalam penen tersebut sudah mampu menghasilkan 15 kg sawi, beberapa kg tomat, sementara terong belum panen. Dikatakannya lagi jika dikelola dengan baik pekarangan rumah dapat memberikan manfaat bagi kehidupan keluarga.

“Ini panen pertama kali Medan Amplas. Alhamdulillah sayur yang dipanen sudah bisa dinikmati seluruh pegawai yang ada. Tapi yang terpenting dalam hal ini adalah masyarakat jangan terus mempermasalahkan luas atau sempit lahan akan tetapi mau memulainya,” katanya.

Program pemanfaatan pekarangan sesuai dengan intruksi Wali Kota Medan T Dzulmi Eldin tentang program Medan Berhias (Bersih, Hijau, Asrih dan Sehat). Jika warga sudah mulai rajin untuk bercocok tanam dipekarangan rumah maka akan lebih asri dan indah. Untuk itu, kepada warga Medan Amplas, Zulfakhri yang juga mantan Camat Medan Selayang itu meminta agar warga mau menamani pekarangan dengan sayur dan bunga.

Salah satu warga Medan Amplas Zulfahmi Harahap, 26, menilai pemanfaatan pekarangan masih minim dilakukan lantaran belum faham dengan bercocok tanam. “Saya sendiri pas melihat ada pekarangan yang bisa dijadikan tanaman jadi pingin mencoba depan rumah. Kali saja bisa mengurangi pengeluaran untuk sayur mayur,” katanya. (irwan siregar)

Sumber: KORAN SINDO MEDAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *