Hasil UKM Kota Medan Ramaikan MTQ ke-50

MEDAN – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-50 tingkat Kota Medan tidak hanya diisi dengan sejumlah perlombaan. Namun, kegiatan yang dilaksanakan di Jalan Tritura Medan juga diramaikan dengan sejumlah hasil kerajian tangan maupun Usaha Kecil Menengah (UKM).

Berdasarkan pantauan KORAN SINDO MEDAN, Selasa (20/3) seluruh stan yang khususya dari 21 stan kecamatan di Kota Medan. Dalam stan tersebut diisi dengan pameran hasil kerajinan tangan maupun UKM yang ada di wilayah masing-masing. Tidak hanya itu, banyak juga diantara produk yang dipamerkan hasil binaan dari TP PKK Kecamatan maupun Kelurahan.

Produk yang dipamerkan mulai dari sejumlah kripik di masing-masing stan, minuman, replika berbagai kendaraan seperti; perahu, sepeda motor, mobil dan lainnya yang terbuat dari bambu, sepatu, baju, aksesoris jilbab, jilbab, tas dan lainnya. Hal ini tentu membuat pengunjung betah berlama-lama di lokasi MTQ, ditambah penampilan stan yang menarik dengan berbentuk sejumlah Masjid.

Salah satu pelaku usaha kerajinan tangan bernama Sanggar Istana Bambu (SIB), Ponidi mengakui turut senang dengan ikut berpartisipasi dalam MTQ ke 50 tahun ini. Menurutnya, promosi produk hasil kerajinan tangan selama ini masih menjadi kendala berjalannya usaha tersebut. Karena itu, Ponidi mengharapkan MTQ kali ini bisa menjadi ajang promosi produk kerajinan tangannya.

“Sudah 25 tahun saya menjadi perajin, baru kali ini mengikuti pameran di MTQ. Tentu ini sebagai ajang promosi atau bisa dibilang pameran. Ini kesempatan yang baik untuk memperkenalkan produk saya,” katanya.

Ia mengakui, jika hasil kerajinan tangan sangat menjaga kulitas. Namun, seperti yang disampaikan tadi kendala yang sering dialaminaya adalah promisi karena minimnya wadah untuk itu. Karena itu, selaku pertama kali ikut pameran diajang tingkat Kota Medan, Ia mengharapkan bisa memperkenalkan hasil kerajinan tangannya.

“Saya mengakui bidang pemasaran saya lemah, makanya ketika diajak pak Camat Medan Amplas, Zulfakhri Ahmadi langsung saya terima. Mudah-mudahan disambut baik semua pihak,” katanya.

Terpisah, Camat Medan Kota, Edi Mulia Matondang menyampaikan kegiatan seperti ini sangat dimanfaatkan untuk ajang promosi bagi pelaku usaha kecil atau kerajinan tangan yang ada di wilayahnya. Karena menurutnya, pengunjung akan bisa menilai langung produk yang mereka pasarkan.

“Kita membantu mereka dalam hal promosi. Tentu harapannya produk yang dipromosikan juga harus mempertahankan kualitas, supaya nantinya pengunjung bisa menjadi konsumen tetap,” ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan informasi di Lokasi MTQ ke-50 Tingkat Kota Medan saat ini masih dalam babak penyisihan. Masing-masing 38 peserta Tartil tingkat kanak-anak, 24 peserta Musabaqah Hifdzil Quran (MHQ) 10/20/30 Juz, 32 peserta Musabaqah Hifdzil Quran (MHQ) 1 dan 5 Juz, 22 peserta tafsir Bahasa Indonesia, 16 peserta Musabaqah Khattil Qur’an (MKQ), 15 peserta Panitra, 16 peserta Musabaqah Fahmil Qur’an (MFQ), Musabaqah Syahril Qur’an (MSQ) dan 19 orang peserta remaja dan dewasa Tilawah Qur’an. (TMA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *